my piano

my piano

Thursday, May 07, 2009

tangganada

Nooriza sulit betul memainkan tangganada
2 oktav dengan 2 tangan.
Teknis memainkan tangganada 2 oktaf
adalah sebagai berikut :

Perputaran jari tangan kanan adalah :

123 1234 123 12345 = 2 oktaf ( 15 tuts )


Perputaran jari tangan kiri adalah :

54321 321 4321 321 = 2 oktaf ( 15 tuts )


Coba mainkan bersama-sama secara searah.
Pasti perputaran jarinya tidak konsisten,
akibat selanjutnya salah pencet tuts.
Tentu saja tangganadanya menjadi acak-acakan.

Kenapa begitu sulit ?
Mungkin karena anatomi tubuh manusia adalah
simetris.
Sedangkan memainkan tangganada searah (unison)
perputaran jari-jari tangan kanan dan kira
tidak sama.
Lebih mudah kalau memainkan tangganadanya
berlawanan arah (contrary motion).

Akhirnya saya coba begini.
Piano saya tutup.
Saya minta Nooriza memainkan tangganada
dalam keadaan mata tertutup.
Saya minta dia seolah-olah bermain tangganada di
tutup piano tersebut.
Harapan saya, dia dapat merasakan ujung-ujung
jarinya.
Saya tidak tahu juga bagaimana sih kerja otak ?
Kenapa yang menggerakkan tangan kanan adalah
otak bagian kiri. Dan yang menggerakkan tangan
kiri adalah otak bagian kanan.
Mudah-mudahan dengan menutup mata dia bisa lebih
konsentrasi.

Mula-mula tangan kanan sendiri.
Lalu tangan kiri sendiri.
Lalu ke dua tangan.

Hasilnya cukup signifikan.

Nah, sekarang coba mainkan sungguh-sungguh di
piano (berbunyi).

Saturday, April 25, 2009

oh where, oh where

Oh where, oh where has my little dog gone ?
Oh where, oh where can he be ?
With his ears cut short and his tail cut long,

Oh where, oh where can he be ?

Tiba-tiba lagu ini diputar berulang-ulang
di laptop Apsaras.
Rupanya dia sedang membuat tugas Tipografi
yang digabung dengan animasi.
Kata "anjing" disusun sedemikian rupa sehingga
berbentuk mahluk anjing.

Melompat-lompat, bermain dengan bola merah.
Ekornya, yang merupakan bentukan hurug "g"
dapat bergoyang layaknya ekor anjing.
Animasi berdurasi 1 menit tersebut diiringi
dengan lagu "oh where, oh where ?" tadi.

Tak disangka, lagu tadi membuat Apsaras
tergerak hatinya mendekati piano dan memainkan
lagu "Oh where, oh where ?"
Sebuah lagu anak-anak dengan notasi sederhana
untuk tingkat permulaan.

Piano yang nyaris tak pernah dilirik oleh Apsaras sejak tahun 2005.
Yaahhhh, siapa tahu diawali dengan "Oh where,
oh where ?" hari-hari kedepan mudah-mudahan
terdengar "Arabesque" nya C.Debussy, "Wedding Song" nya E.Grieg,
"Impromptu" nya F.Schubert atau "Minute Waltz" nya F.Chopin.

Oh where, oh where has my piano tune gone .....